Basic Shooting (Set Shot)

Dasar menembak dalam basket sebenarnya sederhana dan indah tetapi tidak berarti sederhana. Dalam basket semua orang menembak dengan cara yang beragam. Namun, ada prosedur umum bahwa semua penembak basket lebih atau kurang mengikuti langkah-langkah seperti ini :

  1. Setengah-menekuk lutut sebelum menembak bola basket untuk daya lebih potensial
  2. Tangan dominan harus memiliki jari yang tersebar
  3. Hanya ujung jari harus mencengkeram ke bola
  4. Sebaliknya harus mendukung bola di samping
  5. Bola harus dibawa di atas kepala dengan satu gerakan
  6. Pada titik ini, sudut-sudut di ketiak, siku, dan pergelangan tangan berada di 90 derajat
  7. Sementara memperpanjang lutut, perpanjang lengan bawah dan pergelangan tangan
  8. Pastikan mengikuti melalui dengan gerakan pergelangan tangan Anda. Jika terasa alami, melompat dan lepaskan tembakan.

Singkatnya, Anda menembak bola basket dengan energi kinetik mengalir dari kaki ke tangan Anda. Hanya pergelangan tangan yang mengarahkan bola basket. Anda juga harus menembak bola basket sealamiah mungkin.
Untuk memanfaatkan kekuatan pergelangan tangan tetap terjaga kontrol dan fleksibilitasnya merupakan hal yang sangat sulit,  diperlukanbanyak berlatih.

Semoga bisa membantu, selamat berlatih.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Antara Passing, Dribbling, dan Running

Karakteristik passing: 1.waktu tempuh lebih cepat, 2.perpindahan bola tidak selalu disertai perpindahan pemain, konfigurasi posisi para pemain di lapangan relatif terjaga, 3.hemat tenaga. Adapun karakteristik dribbling: 1.waktu tempuh lebih lambat, 2.terjadi perpindahan bola dan pemainnya sekaligus, terjadi overlap ataupun switch posisi pemain, 3.boros tenaga.

Kapan passing dan kapan dribbling? Pertama: utamakan passing. Lakukan dribbling hanya jika Anda tidak mungkin untuk melakukan passing, yakni jika belum ada teman yang bisa atau bagus untuk diberi umpan. Kedua: silakan dribbling, tapi jika bola yang Anda bawa terancam terebut (ada hadangan pemain lawan atau ada pressing dari lawan) maka umpankan bola kepada teman yang bisa diumpani. Ingat, berusaha melewati hadangan atau pressing lawan belum tentu menyelamatkan bola, tetapi mengumpankannya kepada teman sudah pasti menyelamatkan bola. Jangan gambling dan jangan berspekulasi! Cari aman! Ketiga: lakukan dribbling untuk menarik lawan ke arah Anda dan pada saat yang sama menciptakan ruang yang bagus untuk teman Anda. Keempat: untuk striker: 1) jika satu-satunya peluang passing berarti offside maka giring saja bolanya. 2) jika dribbling lebih prospektif untuk mencetak gol daripada mengumpankan bolanya, it doesn’t matter to dribble and then score!

Pemain belakang jangan banyak giring. Adalah berbahaya jika pemain belakang bermain-main dengan bola di daerah pertahanannya.

Alirkan terus bolanya! Meski tim Anda tidak sedang di-press, tim Anda harus terus mengalirkan bola dari kaki ke kaki, dalam rangka: 1.mencari-cari celah yang bisa dimasuki untuk melakukan penyerangan. 2.menghargai setiap detik yang berjalan dalam waktu 2 x 45 menit.

Pergerakan tanpa bola (running). 1.Para pemain harus terus bergerak agar selalu ada yang siap untuk diberi umpan dalam jarak passing (Ini namanya support). Ciptakan selalu formasi segitiga passing ketika tim Anda menguasai bola. Lakukan terus hal itu sepanjang pertandingan. (Tentang jarak passing: jangan terlalu dekat jika tidak ada lawan yang berusaha memotong, dan jangan pula terlalu jauh karena umpan akan bisa dipotong lawan). 2.Lakukan pergerakan untuk menciptakan ruang bagi teman Anda.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Latihan Dasar Bola Basket bagi Pemula

Latihan dasar untuk pemula adalah sbb:

Dribble yang benar:
1) Anda harus bisa mendribble bola dengan tangan kanan atau kiri sampai benar2 menguasainya.
2) Jangan menundukkan kepala sewaktu mendribble bola karena pandangan seorang pemain basket harus selalu mencari posisi yang tepat untuk menghindari sergapan lawan dan mengoper bola ke tim mainnya, jadi bukan fokus ke arah bola.
3) Setelah anda bisa menguasai dribble, anda harus belajar melakukan pertahanan, karena kalau anda tidak bisa, bola mudah direbut oleh lawan nantinya. Caranya tangan kiri rata dengan dada menjulur ke arah lawan sehingga lawan tidak bisa mengambilnya.

Shooting yang benar:
1) Anda pegang bola tersebut dengan 2 tangan supaya shoot tersebut bisa terarah dgn baik.
2) Setelah itu angkat bola sampai di depan muka, tetapi agak ke atas sedikit, lalu anda arahkan bola tersebut ke ring. Pastikan bola diarahkan ke arah ruang segi empat di area jaring basket dan kedua kaki mengarah ke posisi ring basket.
3) Shooting yang baik itu dengan menggunakan tangan kanan, yang kiri hanya untuk mengarahkan saja.
4) Waktu melempar bola, tenaga harus datang dari kedua kaki bukan tangan, dan badanpun harus mengikuti gerakan menembak. Yang jelas latihan menembak harus sering anda lakukan karena sehebat apapun defender (pemain penahan) menjaga di samping anda sewaktu pertandingan tidak akan banyak menolong anda.

Passing:
Anda harus selalu siap dan tidak hanya asal cepat mengoper bola ke teman anda tapi harus dapat memperkirakan apakah teman anda nantinya bisa menangkapnya. Kalau ada lawan yang menghalangi jalan, pastikan anda mengarahkan temen anda ke mana mereka akan berlari supaya mereka tidak terlambat sewaktu menangkap bola operan anda. Sehabis mengoper bola, anda harus terus bergerak supaya anda siap untuk bermain lagi. Kalau bisa, anda berdiri dekat ring basket supaya teman anda bisa mengoper bola lagi dan anda tinggal melayup buat memasukkan bola karena lawan anda akan berhenti sejenak dan mengalihkan perhatiannya setelah anda mengoper bola ke teman anda. Sewaktu teman anda memegang bola, jagalah jalur lemparan supaya mereka mudah mengoper bola ke arah anda.

Rebounding:
Anda harus bisa menjauhkan bola dari jaring selagi bola mental sewaktu rebound. Kalau tidak, lawan anda punya kesempatan untuk merebut bola. Menjauhkan bola paling penting waktu anda dalam posisi bertahan. Anda juga harus tahu waktu lawan anda bermain bertahan, dan sewaktu tembakan ke jaring terjadi, anda harus cepat-cepat mendekat ke jaring supaya bisa memasukkan bola. Rebounders yang bagus biasanya ahli mengalihkan bola karena dengan begitu teman anda punya kesempatan merebut bola jika anda tidak dapat menguasainya.

Dribble…. Pass, dan Shoot….

Itulah 3 hal alami yang paling mendasar dari permainan bola basket…

Tanpa Shoot, tidak akan ada point tercipta,, tanpa dribble Anda akan sulit mencetak poin…tanpa passing Anda seakan ‘Hidup sebatang kara’ di dalam lapangan.

Shooting, dalam basket memiliki banyak variasi / jenisnya (set-shoot, jump shoot, bank shoot, lay-up, fade away,dll) yang semuanya adalah memiliki satu tujuan : POINT….Dalam posting2 yg berikutnya saya akan membahas satu per satu jenis shoot tersebut dan bagaimana melakukannya (namun tidak dalam waktu dekat, karena saya akan terlebih dahulu ingin menyampaikan mengenai fundamental dan variasi jenis latihan dribble)

Passing, komponen tak terlepaskan dalam suatu permainan basket. Mungkin sering kali banyak pemain yang meremehkan dahsyatnya kemampuan passing, dan cenderung menitik beratkan pada shoot ataupun dribble. Melalui artikel ini pula saya akan berusaha menyadarkan para pemain basket dengan cara mengungkapkan pentingya passing melalui penjelasan serba-serbi mengenai passing (latihan dasar, jenis, dan tips melakukan) yang sering kali dianggap remeh.

Dribbling, merupakan hal yang sangat menentukan dalam perkembangan kemajuan dari pemain basket, karena jika seorang pemain basket telah memiliki kemampuan ball-handling yang baik pasti akan lebih mudah untuk dilatih berbagai variasi latihan ataupun strategi.

“Klo pemain basket ga bs bawa bola, gimana mau poin, gimana mau nyerang??”

Oleh karena itu, dalam posting berikutnya, saya akan membahas mengenai dribble beserta video yang mendukung. Karena pada dasarnya dari artikel saya ini, saya ingin lebih menyadarkan betapa pentingnya latihan dasar dribble yg sering kali kurang ditekankan oleh pelatih maupun para pemain itu sendiri, yg mungkin jika saya amati hal tersebut dikarenakan terlalu fokusnya program latihan berdasarkan posisi masing2 pemain ataupun tinggi badan.

Selama mengenal basket di Indonesia, saya seringkali mendengar perkataan seperti ini (terutama untuk anak SMP, SMA, bahkan mahasiswa) :

“Center ga boleh kluar2 garis three-point, ga boleh bawa bola kelamaan, harus jago post-up, harus ahli underbasket” atau “playmaker harus lebih jago dribble dari center, ga perlu terlalu fokus latihan underbasket”

itulah mungkin yang biasa Anda dengar juga mengenai mitos yang sangat salah dalam dasar basket.
Saya harap posting saya yang berikutnya akan dapat membantu kita semua dalam menyadarkan betapa pentingnya dasar2 yang benar dan kuat.

Tanpa dasar yang kuat suatu rumah tentunya akan relatif lebih mudah untuk roboh, dan juga akan lebih sulit untuk dikembangkan menjadi suatu rumah yang lebih megah/besar. Begitu pula halnya dengan segala hal di dunia ini pastilah membutuhkan suatu dasar yang kuat dan benar untuk dapat terus bertahan dan dapat berkembang dengan baik, termasuk juga dalam hal olahraga Bola Basket.

Tanpa dibangunya latihan dasar yang kuat & benar dalam basket, seorang pemain basket akan sulit berkembang dalam mencapai potensi terbaiknya, hal tersebut dapat dikarenakan kurangnya penekanan didik dari pelatih mengenai pentingnya latihan dasar, maupun kurangnya pengetahuan pemain mengenai pentingnya ataupun variasi latihan dasar yang diperlukan untuk meningkatkan skill dalam basket.

Artikel ini dibuat dengan maksud penulis ingin membagi semua pengetahuan yang diketahui penulis untuk meningkatkan skill dasar yang seringkali tidak disadari oleh pemain basket (khususnya bagi pemula). Dalam artikel ini pada awalnya akan ditekankan terlebih dahulu mengenai pentingnya latihan dasar Dribble, yang akan disajikan dalam bentuk video maupun artikel2 pendukungnya.

Namun karena terbatasnya waktu penulis (dan kurangnya jam terbang dalam hal pembuatan blog =>), maka saya akan terus meng-update artikel ini secara bertahap. Dan diharapkan dengan artikel ini bisa membantu para Basketball Lovers di Indonesia secara khusus.

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Untuk Bermain Basketball Pertahanan

Mereka biasanya mengatakan bahwa kemenangan basket terutang kepada bermain tepat pertahanan. Secara jujur, ketika pertahanan terbaik diproyeksikan di setiap tingkat satu dari permainan bola basket, semuanya akan berubah baik untuk tim. Para pelatih terbaik tahu pasti bahwa pertahanan basket harus menjadi prioritas paling atas. Setelah semua, pertahanan basket menentukan efek-setelah para pemain’ upaya-upaya di pengadilan. Tapi apakah Anda yakin bahwa tim Anda tahu bagaimana bermain basket pertahanan dengan cara yang benar? Akan pengetahuan mereka pada pertahanan basket memuaskan persyaratan untuk membawa pulang daging asap? Menjadi berbudaya dengan pengetahuan yang tepat basket defensif sulit untuk menangani terutama dengan kurangnya usaha dan waktu yang dihabiskan baik oleh pemain dan pelatih. Masuk ke inti dari pertahanan basket adalah semua tentang keinginan untuk meningkatkan seluruh bidang permainan. Basket bukan hanya tentang kelulusan, menggiring bola, atau menembak. Selanjutnya, itu semua pertahanan basket tentang belajar sehingga aspek ini akan disempurnakan. Kebanyakan pelatih berdedikasi bisa membuktikan betapa pentingnya pertahanan basket terutama saat hati tim adalah menjadi pemenang. Berikut adalah tips-tips berharga yang perlu diingat sebagai salah satu belajar tali pertahanan basket: Anda harus mempercepat tangan dan kaki. Tahu cara berulang-ulang dan cepat melompat. Praktek naluri dan refleks anda sehingga anda dapat langsung melompat ke dalam tindakan. Jadilah dengan pelatih yang mengutamakan komitmen dan fokus tidak hanya pada individu anggota tim, tetapi pertahanan basket juga. Pelajari pertahanan basket yang berbeda seperti perangkap setengah pengadilan, man-to-man pertahanan, penuh pengadilan tekan, dan banyak lainnya. Jadilah cepat dalam transisi Anda dari lantai akhir menyinggung posisi defensif. Memahami pegang keseluruhan permainan bersama strategi dan konsep. Jadilah seorang ahli dalam menangani tidak hanya basket sisi pertahanan yang kuat, tetapi juga sisi lemah. Terus-menerus berlatih posisi yang diperlukan, defensif bantalan, dan gerak kaki. Para penggemar biasanya gemuruh karena mereka tempat pemain favorit mereka menangani pertahanan basket cara sempurna. Dalam kenyataannya, pertahanan basket sebenarnya semua dalam pikiran dan berada dalam sikap yang benar. Jika seseorang benar-benar keinginan untuk menang, hatinya meluas menjadi bersedia untuk menangani defensif belajar basket. Ingat bahwa bermain basket bukan hanya masalah menembak bola dan skor. Pelaksana pertahanan terbaik juga harus amat dimainkan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Menggiring bola atau dribbling ball dan Teknik Dasar Permainan Bola Basket lainnya

Menggiring bola atau dribbling ball dan Teknik Dasar Permainan Bola Basket lainnya

Daftar isi :
Pengertian olahraga basket
Ukuran lapangan basket
Olahraga renang dan olahraga air lainnya

Olahraga basket merupakan salah satu olahraga yang populer di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Banyak event – event atau pertandingan bola basket atau basket ball yang diselenggarakan untuk mempopulerkan bola basket ini.

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Teknik Dasar Permainan Bola Basket

1. Dribbling (Menggiring bola)

Dribbling atau memantul-mantulkan bola (membawa bola) dapat dilakukan dengan sikapberhenti, berjalan atau berlari. Pelaksanaannya dapat dikerjakan dengan tangan kanan atau tangan kiri, seperti :

1. Dribble rendah

2. Dribble tinggi

3. Dribble lambat

4. Dribble cepat

2. Passing (Mengoper bola)

Macam-macam passing/operan dengan dua tangan :
1. The two hand chest pass : operan setinggi dada/ tolakan dada
2. The over head pass : operan atas kepala
3. The bounce pass : operan pantulan
4. The under hand passa : operan ayunan bawah

Macam-macam operan dengan satu tangan :
1. The side arm pass/the base ball pass : operan samping
2. The lop pass : operan lambung
3. The back pass : operan gaetan
4. The jump hand pass : operan lompat

Lemparan tolakan dada dengan dua tangan
Lemparan atau operan ini merupakan lemparan yang sangat banyak dilakukan dalam permainan. Lemparan ini sangat bermanfaat untuk operan jarak pendek dengan perhitungan demi kecepatan dan kecermatan dan kawan penerima bola tidak dijaga dengan dekat. Jarak lemparan ini antara 5 sampai 7 meter.

Lemparan samping

Lemparan samping berguna untuk operan jarak sedang dan jarak kira-kira antara 8 sampai 20 meter, bisa dilakukan untuk serangan kilat.
Lemparan di atas kepala dengan dua tangan
Operan ini biasanya digunakan oleh pemain-pemain jangkung, untuk menggerakkan bola di atas sehingga melampui daya raih lawan. Operan ini juga sangat berguna untuk operan cepat, bila pengoper itu sebelumnya menerima bola di atas kepala.

Lemparan bawah dengan dua dua tangan
Lemparan atau operan ini sangat baik dilakukan untuk operan jarak dekat terutama sekali bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.

Lemparan kaitan
Operan kaitan sebaiknya diajarkan setelah lemparan-lemparan yang lain dikuasai. Operan ini digunakan untuk dapat melindungi bola dan mengatasi jangkauan lawan terutama sekali bagi lemparan yang lebih pendek dari panjangnya. Ciri lemparan ini : bola dilemparkan di samping kanan/kiri, terletak di atas telinga kiri/kanan dan penerima ada di kiri kanan pelempar. Di samping operan-operan tersebut di atas, masih ada lagi macam-macam operan yang pada hakekatnya adalah merupakan kombinasi dari operan tersebut di atas.

3. Shooting (Menembak bola ke ring)

Cara memasukkan bola atau menembak (shooting)
Bila dilihat dari posisi badannya terhadap papan maka dapat dibedakan :
1. Menghadap papan (facing shoot)
2. Membelakngi papan (back up shoot)
Sedang cara pelaksanaannya dapat dilakukan dengan sikap berhenti, memutar, melompat dan berlari.
3. Menghadap papan dengan sikap berhenti :
a. tembakan dua tangan dari dada (two handed set shoot)
b. tembakan dua tangan dari atas kepala (two handed over head set shoot)
c. tembakan satu tangan (one hand set shoot)
d. tembakan satu tangan dari atas kepala (one hand over head shoot)
4. Menghadap papan dengan sikap melompat
5. Menghadap papan dengan sikap lari
6. Membelakangi papan dengan sikap berhenti
7. Membelakangi papan dengan sikap melompat

Cara berputar (Pivot)
Memutar badan dengan salah satu kaki menjadi as/poros putaran (setelah kita menerima bola).
a. pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. pivot kemudianpassing (melempar bola)
c. pivot kemudian shooting (menembakan bola)
Olah kaki atau gerakan kaki (foot work)
Keterampilan penguasaan gerak kaki di dalam hal :
a. dapat melakukan start dengan cepat dan berhenti dengan segera tanpa kehilangan keseimbangan
b. cepat mengubah arahgerak baik dalam pertahanan maupun dalam penyerangan.
Menggiring bola dapat dibagi dua :
a. menggiring bola tinggi, gunannya untuk memperoleh posisi mendekati basket lawan.
b. Menggiring bola rendah, gunanya untuk menyusup dan mengacaukan pertahanan lawan, dan menggiring bola dalam menghadapi lawan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Definisi dan Posisi Basketball

Definisi dan Posisi Basketball

Bola Basket adalah sebuah tim olahraga di mana dua tim yang masing-masing lima pemain aktif mencoba untuk skor poin terhadap satu sama lain oleh yg melemparkan bola melalui 10 kaki (3 m) tingginya lenja (tujuan) yang diselenggarakan di bawah aturan. Bola Basket adalah salah satu yang paling populer dan banyak dilihat olahraga di dunia.

BASKETBALL POSITIONS

Point Guard (PG) biasanya disebut posisi 1, yaitu playmaker. Tugasnya kebanyakan mencari ruang untuk teman yg lain agar bisa mendapat skor. Kelebihan yg harus ada, yaitu passing, speed, dribling dan shooting 3p. Contoh : Steve Nash, Chris Paul dan Mario Wuysang.

Shooting Guard (SG) atau posisi 2, lebih dibutuhkan untuk mencetak skor atau membuat poin. Tangguh menerobos defense tim lawan dan sangat dibutuhkan untuk membuat poin. Contohnya Dwayne Wade.
Small Forward (SF) atau posisi 3, hampir sama dengan no 2, bedanya saat defense dia harus bisa rebound, karena posisi dia saat defense agak di belakang sehingga defense-nya harus lebih baik. Contoh : Melo Anthony dan Amin Prihantono.
Power Forward (PF) atau posisi 4, lebih condong pada defense. Dia adalah teman Center, jadi harus kuat dalam blok out, rebound dan jangan lupa inside scoring saat offense. Contoh : Amare Stoudermire n Lolik.

Center (C) atau posisi 5, pemain terakhir yang ada di kotak defense, sama seperti posisi 4 ,tetapi center harus lebih kuat, bisa defense dan offensive rebound, serta aerial shootingnya. Contoh : Dwight Howard dan Ronny Gunawan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment